Ada manusia yang berlalu. Ada manusia yang berhenti. Ada manusia yang tetap bertarung. Menjadi petarung tidak sesederhana kata-kata di dalam buku. Kita harus mendekap mimpi, kuat-kuat, sangat kuat, lalu membawanya berlari secepat mungkin. Bertarung dengan angin dan bertempur dengan waktu.
Tuhan, saksikan..